Welcome to Nur Fadlan Blog
Tampilkan postingan dengan label Rekonstruksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rekonstruksi. Tampilkan semua postingan

Catatan Sejarah (Agustus 2012)




1. Oh ya .. ada yang Ulang Tahun yang ke-39 Tahun akhi Lisien Elkajary .. milih ngawarek atau minimal bikin sate kambing atau tempilingi rame-rame .. tenaga ngamplengi Syaikhotul Mualimin,Khapidin Slamet, Muhammad Rofiq El A, Arief Cirebon, setelah itu lempar dari sutuh Tol'at .. Milih dewe .. 

(Ramadhan Karim, 06.08.2012)

2. Waktu sahur berjalan bersama heningnya malam kota. Lampu-lampu Fanus berbaris di mana-mana menikmati pesona bulan Ramadhan, bulan yang begitu diperhitungkan..

Bersama sahabat baik saya Anar Pasha Taqiyev, yang semakin lancar berbahasa Melayu..

(07.08.2012, Egyption Media Production City - Sitta Oktober)

3. Pelukanmu merasuk hingga sum sum. Ilmumu putih, tanpa warna akan tetapi melebur dalam hidup dan kehidupan. 

(13.08.2012, LavAzza Caffe)

4. Suaramu menembus Bumi hingga Arsy. Ilmumu melenyapkan Dahaga Jiwa. Puas, dengan sebenarnya puas. Senyummu menyingkap Tirai Tebal Kebohongan dan Kebodohan. Terbuka, dengan sebenarnya Indra. 

Allahumma Zidna Adadan wa Zidna Madadan wa Zidna Himmatan .. Amien.

(14.08.2012, 27 Ramadhan 1433, Mazra'ah Kiram)

5. Di antara embun pagi yang berjabat erat .. Melebur bersama Cinta yang semakin kuat .. Kullu sanah wa antum bi khoir .. 

Allah Aslih Imanana .. wa Aslih Aqidatana .. wa Aslih Qolbana .. Amien.

(Happy Ied Sa'id 1433, 19.08.2012, Mazra'ah Kiram)

6. Niel menari dan menyangi dengan peranggai terbaiknya, cukup menghibur kita di malam tadi Syaikhotul Mualimin, Lisien Elkajary,Muhammad Rofiqul Anam, Khapidin Slamet, Arief Cirebon.. 

Yang belum tinggal nyate, gimana Mas Wandi, jadi kapan, malam ini atau lusa?

(Hari ke-2 Fitri, 20.08.2012, Niel River)

7. Masakan khas Azarbaycan oleh Anar Pasha Taqiyev dahsyat dan leyat .. Makasih dan sering-sering ya .. 

(Cerita 4 Syawal 1433, 22.08.2012, Cairo)

8. Sate malam tadi mantab! Muhandis tata rasanya oke, Syaikhotul Mualimin .. Lain waktu jangan 300 sunduk, kita lipat gandakan 600/700 sunduk supaya lebih bahagia .. Bahagia nggak bisa dibeli boys .. 

Salam kepada kanibal-kanibal yang belum tobat Mas Wandi, Herry Talaohu Malona Anasel, Lisien Elkajary, Khapidin Slamet,Muhammad Rofiqul Anam, Ishlah U Darussalam, dll ..

(Cerita 5 Syawal 1433, 23.08.2012, Cairo)

9. Ilmumu gamblang, ringkas dan mudah dimengerti .. Rumus-rumus hidup dan kehidupan benar-benar melegakan tenggorokan, pikir dan hati .. Semuanya yang mengatasnamakan akal budi bersifat semu jika tanpa diambil darimu. 

(29.08.2012, Raudhah ..)

10. Bocah-bocah Tol'at dadi GRANDONG kabeh .. Sate 5 kg dihabiskan lima orang, Jampuuut !!! ngajak nom maneh iki .. khi Syaikhotul Mualimin, Lisien Elkajary, Mas Wandi, Arief Cirebon siap-siap ngosongin perut duit badal luhum udah siap untuk 10 kg, harus kita tinggatkan kwalitas iman dan makan kita. 

(30.08.2012, Wong Edan Tol'at)

Read More

Catatan Sejarah (November 2011)


1. -Satu Tradisi-

Pola canda yang sama. Logika dan bangun rancang yang serupa. Faktor komunitas yang memiliki tradisi kuat serta mengakar.

Semuanya belum final. Pembentukan pribadi tetap menjadi pilihan. Sepanjang tahu dan mampu mencapainya.

(Pembentukan Tradisi Diri, 02.11.2011, Nasr City)

2. ‎-Happy Ied-

Ied yang sempurna. Dirayakan penuh arti. Bersama para saudara sejati. Ciuman dimana-mana. Sungguh Ied terbaik sepanjang ini.

Tidak ada yang masam. Semua expresi atas cinta. Anak-anak, muda dan yang tua semuanya atas dasar cinta. Terima kasih tiada terkira kepada Junjungan Hati Tercinta.

... Selamat Hari Raya Kurban ...
Kepada semua malaikan di langit, kepada semua nabi dan wali di bumi, serta kepada semua teman-teman atas cinta dan satu cinta.

(Malam dan Ied Penuh Cinta, 05-06.11.2011, Taman Surga - Mazra'ah Kiram)

3. ‎-Banjir Makanan-

Di Cairo daging tercecer di mana-mana dan harus dimakan, ternyata di propinsi lain pun sama. Zagaziq always in memorian, tentang canda hangat kawan-kawan dan bakar-bakar satenya.

Salam ta'dhim kepada penjaga kota Zagaziq, Sheikh Mutawali Sya'rowi beserta Wali Kondang - Wali Qutb, Sang Waris Muhammadi Sayyidina Maulana Sheikh Ahmad Badawi yang senantiasa menerangi Jagad Raya.

(Makanan Perut & Makanan Ruh, 09-11.11.2011, Taman Surga - Kediaman Aba Abdul al-Aal, Tanta)
Sapa: Syaikhotul Mualimin, Aan Subhan, Mas Mukarrom, Ishlah U Darussalam,Bujang Kelana, Herry Talaohu, dll. para pecinta Waris Muhammadi.

4. ‎-Malam Ini-

Gerimis Cairo semakin merapatkan hati. Diwan-diwan cinta pun dilantunkan oleh bidadari-bidadari surga. Mengiringi salam ta'dhim serta senantiasa terus menunggu uluran tangan Sang Pemimpin tercinta. Duhai sang kekasih dan pujaan hati, Nadrah wa Madad.

Madad Ya Kurata Kuli al-Aini... Madad Ya Al-Karimah al-Adhimah al-Raisah al-Sayyidah Zainab Radiyallah Anha.

(Cinta Ini, 13.11.2011, Taman Surga - Kediaman Sayyidah Zainab)

5. Cairo semakin dingin. Bersamamu adalah kehangatan. Saya tidak akan mampu melupakan walau hanya satu jengkal dari perjalanan cinta ini.

Madad ya Sayyidana Maulana Imam Husain...

(Cinta.. Cinta.. Cinta.. Saya Hanya Ingin Cinta, 17.11.2011, Taman Surga - Kediaman Sayyidina Husain)

6. PARIPURNA

Diremas sampai habis sarinya. Dirasakan hingga pekat keluh lidah. Lambung pun penuh. Giliran sang akal menolak fantasi-fantasi lebih tinggi. Memang ada batasnya dan terbatas.

Terhenti. Kenapa yang begitu menggiurkan harus terhenti? ... Ternyata salah. Akal terbatas, sementara Hati memiliki volume yang lebih luas.

(Ambang Batas Rasa, 24.11.2011, Nasr City)

Read More

Ada Apa Dengan Dinamika?



Nur Fadlan

Ketua BPA PPMI 2010-2011



Dinamika Masisir sedang tidur panjang dan pulas. Ada apa sebenarnya? … Pelajar dan mahasiswa Indonesia di mesir disadari atau tidak sedang lesu dalam berbagai hal. Tidak hanya di ranah intelektual, di ranah jurnalistik serta pergerakan sosial yang lain penulis rasa tidak ada perkembangan yang signifikan.


Dewasa ini sangat berbeda dengan 7 tahun kebelakang. Masisir sedang terjangkit banyak virus sosial yang diakui atau tidak turut serta dalam mempengarui dinamika Masisir. Kalau dulu di setiap tahunnya pelajar dan mahasiswa lebih sibuk dalam realisasi karya ilmiyah atau karya seni budaya yang memiliki nilai yang tinggi. Sekarang alam pelajar dan mahasiswa di Mesir sudah berbeda. Pelajar dan mahasiswa lebih ansyik di depan layar komputer dan berselancar dengan fasilitas dunia maya yang bersifat akdiktif, facebook misalnya. Sudah ribuan pelajar dan mahasiswa yang merelakan diri berpuluh-puluh jam hanya untuk bersenggama dengan facebook dalam sehari.


Jejaring sosial yang memiliki dampak luar biasa ini menjadi salah satu sebab kenapa dinamika Masisir ternina bobokan?. Facebook adalah kawan dan lawan. Kalau memang lawan maka perlu kita perangi dan kalau memang adalah kawan maka perlu untuk kita cintai. Kurang lebih 99% pelajar dan mahasiswa Indonesia yang ada di Mesir memakai fasilitas ini. Bisa dipastikan bahwa membaca, menulis, menganalisa, kritisme, meningkatkan kuwalitas hidup, peka sosial nyaris sudah dimadu dengan facebook yang cantik.


Bagaimana Dengan Dinamika? …


Yang jelas, seperti yang pelulis paparkan di atas, bahwa Masisir sedang malas dan nasib dinamika semakin lemas. Dinamika mengalami kemunduran drastis. Antara tahun ini dan tahun 2005 dinamika anjlok dan semakin anjlok. Kualitas apa pun itu menurun drastis, mulai dari sadar intelektual, sosial-budaya, seni, jurnalistik, kritisme, peka dan lain sebagainya. Hanya ada beberapa prestasi diantaranya anak baru yang mempunyai nilai bagus di bangku kuliyah. Akan tetapi perlu diketahui rekan-rekanita… tidak bisa kita melepas diri dari kehidupan di lingkungan kita. Kalau kita benar-benar ingin menjadikan Mesir sebagai tenpat untuk belajar, apa pun itu… tentunya tidak cukup hanya mengandalkan intelektualitas yang hanya bersumber dari diktat-diktat kampus. Universitas kesayangan kita, Al-Azhar hanya memberi kunci keilmuan dan pengembangannya tetap dikembalikan kepada diri kita masing-masing. Sehingga tidak cukup dengan diam, atau menghafal diktat belaka, kita adalah masyarakat sosial, harus peka dan selalu bergumul dengan masyarakat sekitar sebagai pertanda kita mampu mengembangkan macam ragam kecerdasan yang ada di otak kanan dan kiri.


Kita tidak perlu ingin jadi apa-apa, tapi kita harus siap untuk menjadi apa saja. Menjadi Presiden RI harus siap, karena produk lama yang pernah belajar di Mesir telah membuktikannya. Menjadi Ketua MPR harus siap, karena SDM cetakan alam Mesir pernah membuktikan juga. Menjadi Gubernur, Wali Kota, Bupati, Camat, Kepala Desa, Mufasir, Ahli Ushul, Muhadist, apalagi kalau hanya sebagai ustadz mutlak kita harus bisa.


Dinamika kita mati suri. Untuk menghidupkannya lagi tergantung tangan kita, apakah kita mau hidup atau mati? Kalau memang kita tidak ingin menghidupkan ya sudahlah bubarkan saja semua dinamika yang ada di Masisir. Kalau pun ada dan hanya setengah-setengah bubarkan pula tidak menjadi apa … Dari pada kita setengah-setengah tidak akan ada hasil yang signifikan. Negara kita adalah negara yang sangat luas dengan konflik dan masalah sosial yang beragam, kalaui hanya setengah-setengah mending buburkan saja apa pun yang mengatasnamakan dinamika dan kita tinggal bersiap-siap menjadi sampah atau buih ditengah-tengah negara tercinta Indonesia.


Solusinya …


Pasca revolusi Mesir dan pasca evakuasi Masisir, alam pelajar dan mahasiswa Indonesia berubah drastis. Tampak sudah lelah dengan dinamika dan proses kematangan hidup. Orientasi sebagai elit intelektual banyak yang tergeser dan berubah. Lebih suka dengan santai dan glamor. Yang alay makin alay dan yang disorientasi semakin jauh dari orbit kemahasiswaan. Skill kemahasiswaan dan kepemudaan dikubur dalam-dalam karena cukup pahit jika membeli buku-buku sementara bros, sepatu, tas, jam tangan, fashion baju yang semakin berkembang menggilas paradigma pelajar dan mahasiswa.


Life style memang sedang meledak. Di samping memang dinamika sedang surut kualitasnya tampak di sisi lain pola hidup serta alam pikir pelajar dan mahasiswa sedang berubah. Tidak ada cara apa pun untuk membangkitkan lagi kecuali hanya dengan tangan kita dan serentak. Yang konsen di kajian silahkan konsen meneliti tanpa mengenal lelah. Yang ada di organisasi silahkan mendewasakan organisasi supaya semakin memiliki bargaining. Yang ada di jurnalistik tolong sedikir profesional dalam kualitas dan waktu. Yang ada di seni budaya, silahkan perdalam wawasan seni budaya supaya pameran dan pagelaran seni budaya yang tunasnya dari pelajar atau mahasiswa bisa kita nikmati kembali.


Jika kalian merasa lelah? Kami pun lelah. Jika kalian serba kekurangan? Kami pun sama. Tidak ada orang lain yang membangkitkan dinamika Masisir melainkan kita. Dinamika ini milik kita dan demi masa depan kita.


Pamungkas …


Mari kita gerakkan dinamika dengan tulus. Atas nama pelajar dan mahasiswa Indonesia, ayo semangat, bangkit dan berkembang… Mesir adalah sekolah kita, sekolah kehidupan kita. Tidak hanya Al-Azhar, Alhamdulillah … Tuhan masih memberikan kesempatan kepada kita untuk belajar kepada Mesir. Jangan pernah lihat kekurangannya, kita hendaknya senantiasa melihat kelebihan Mesir supaya kita terus terpacu sehingga roda-roda dinamika bergerak cepat hingga mengantarkan kita pada cita-cita.


Tanpa menunggu siapa pun, tanpa menunggu dari mana pun, dan tanpa menunggu kapan pun. Dinamika milik kita, terserah kita sebelum dinamika benar-benar diambil oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Yang suka mempolitisir, yang suka pencitraan, yang suka diskriminasi, yang suka black command, yang suka nepotisme, yang suka kampanye, yang merasa paling benar sendiri, yang merasa paling sumul berislamnya, yang parpol, yang PKS, yang PDI dan yang lain…


Dinamika milik kita; dari kita, oleh kita dan untuk kita! :* []


Cairo, 08.09.2011


Read More

Catatan Sejarah (April 2011)




1. Mengikuti Ak-Azhar Syarif al-Islahiyah wa Istiqlaliyatih wa Alamiyatih yang diadakan Lajnah al-Huriyat. Dalam acara ini para hadirin diajak untuk membuat resolusi baru demi dinamisasi berbagai sisi yang dimiliki Al-Azhar. Paling menarik adalah, apakah Al-Azhar akan memilih berdiri sendiri atau tetap ada campur tangan pemerintah Mesir?. (Naqobah al-Shohawiyin, 020411, Tahrir - Cairo City)

2. SALAM AKBAR PASCA REVOLUSI membincang Dinamika Masisir, tindak lanjut Loka-Karya 2008, serta keadaan politik mutakhir Mesir. Cukup memuaskan analisa sosial-politik Bapak Vedi R. Hadiz, P. hD., Profesor Politik dan Sosiologi Asia, Murdoch Universiy-Australia. Ada beberapa analisa sosial-politiknya, paling menarik adalah babakan faktor klasik pendukung revolusi, BAHASA. (Shalah Kamil, 020411, Nasr City-Cairo)

3. Seharian rasanya semakin romantis. Dari pagi hingga petang rintik-rintik hujan menemani dengan kesetiaan. Semakin romantis ketika sore tadi menyaksikan pelangi seperempat lingkaran yang cantik di Ramsis. Di Down Town, ini lebih mesra dari November Rain, meskipun hujan turun di bulan April. Hujan semakin deras, persis di depan Nisan Anwar Sadat, aku melihat mata orang Mesir dan tersenyum.. (030411, Cairo City)

4. Dalam Aulawiyat al-Amal al-Wathoni al-Muwajihah al-Tsaurah al-Mudhodah menghadirkan tokoh teras Ikhwanul Muslimin dan beberapa pengamat politik Mesir berjalan dengan penggelontoran tesis masing-masing. Menurut saya, Tidak ada sintesis dalam dialog ini karena alasan, simpul politik yang hanya bisa diraba dan diasumsikan. (Faculty of Economic and Political Science - Cairo University, 040411, Giza City)

5. Al-Azhar mengajarkan untuk tidak berta'ashub, baik dalam bermadzhab Fiqh, Teologi, Politik dll. seperti yang disampaikan Prof. Dr. Ahmad Thayyib, Shaikh al-Azhar dalam Nadwah Alamiyah al-Azhar wa Tsaurah 25 Yunayir. Maka saya cukup heran jika masih ada kelompok yang membuat dikotomi dan serba membatasi apa yang terkait dengan pergaulan sosial atau bacaan. (Azhar Conference Center, 050311, Nasr City - Cairo)

6. Bintu Syathi, salah satu pemikir dari Mesir. Metodologi penafsiran oleh kelompok akademis lebih memberikan apresiasi kepada metode maudhu'i (tematik), seperti yang disampaikan dan membuat resah teman saya tadi sore. Bintu Syathi menggunakan metode tematik, sedangkan al-Qur'an adalah Kitab Suci yang setiap zaman memiliki tarjumul al-Qur'an sendiri. (Antara Titik Koordinat Fokus dan Jauh, 050411, Rab'ah District-Cairo)

7. Silaturrahmi Kultur memiliki nilai yang sangat mulia dan merupakan karekter dari Bangsa Indonesia. Beberapa organisasi kemasyarakatan di Indonesia melestarikan budaya ini serta menjadi penentu kekuatan dan kemesraan. Mudah-mudahan saja silaturrahmi ini tetap langgeng dan tidak terpolitisi. (Apresiasi pada Lailatul Ijtima'Pcinu Mesir, 070311, Nasr City - Cairo)

8. Semilir angin dan laju kecepatan membuat beberapa kali harus memejamkan mata. Sepanjang Madinah Nasr, hanya daerah Makrom yang agak rame, beberapa pemuda berebut kursi untuk berangkat kerja. Ramsis yang merupakan jantung transportasi tampak lalu-lalang tua, muda, pria dan wanita. Kota ini berlarut sepi, ternyata setelah saya sibakkan lengan baju, jarum jam menunjukkan pukul 02:03 am. (100411, Ramsis - Cairo)

9. Tahya Misr... tahya masriyin... nggak tau kenapa, hari ini banyak sekali orang Mesir yang memberikan senyuman adem di sore hari. Saya suka dengan kepribadian low profile, hm... bahiba' Misr... ihfad Misr... Baladan aminan... Baladi, baladi... baladi. (Romantisme Sore, 130411, GENENA - Cairo)

10. Sidang Paripurna Majlis Permusyawaratan Anggota PPMI, cukup menjadi catatan sejarah hidup. Sidang ini hanya menfokuskan pd evaluasi kinerja DPP Ppmi Mesir. Fraksi Qiyada memberikan masukan kepada DPP supaya tidak menampilkan iklam/pamlet dengan gander Partai Politik dalam media DPP apa pun. Berikutnya, kita cukup kecewa atas pembagian buletin Cahaya Keadilan dalam SALAM AKBAR. (140411, Wismanusantara)

11. Pemuda Pembangun Bangsa: bukan mereka yang tertidur, bukan mereka yang terbius kepentingan, bukan mereka yang merusak sistem, bukan mereka yang ngawur, bukan mereka yang caper perhatian, bukan mereka yang menjual nama baik dengan partai politik, bukan mereka yang menggadaikan da'wah dan Islam, akan tetapi mereka yang sadar bangun, berlari dan inovatif. (Share Untuk Bangkit, 150411, Nasr City - Cairo)

12. Masih relatif muda bukan suatu alasan untuk bermalas dan cenderung statis. Konsepsi, berani dalam menjarah tataran aplikasi, evaluasi dan sinergi semuanya adalah kunci. Mari memulai, kurang percaya diri cari backing mental, skill, modal serta patner yang memadai. (Untuk spirit muda Direktur Shaliza Firza, 180411, Nasr City - Cairo)

13. Ingin merubah paradigma mahasiswa/i pinggiran yang politik dan kekuatan menjadi riset dan akademis. Salah besar jika mahasiswa satu dua tahun awal di Cairo harus bersentuhan dengan konsep metodologi riset yang rumit apalagi ikut partai politik, lebih sial dan paling celaka. Kami butuh menciptakan iklim riset, dari studi kasus yang sederhana hingga yang rumit. (180411, Nasr City)

14. Dasar! hari ini memang gokil, mana ada coba minta wawancara harus ke tempat yang saya saja belum pernah ke sana. huft... pertanyaannya bulet-bulet jawaban saya juga saya bulet-buletin... hahaha... Kalau saja wawancara seperti ini setiap minggu bisa menjadi obat awet musa... (Jalan-jalan di Zamalek, 200411, Cairo City)

15. Kawan-kawanku semua, kita adalah masyarakat terdidik, mohon semuanya dipecahkan dengan sebaik dan searif mungkin. Berdialog sedikit lama dengan tujuan mencari titik temu dan jalan keluar jauh lebih baik dari pada sekedar emosi dan mengedepankan ego pribadi. Saya percaya kawan-kawan cerdas dalam berfikir dan menentukan pilihan. (I love you all, 210411, Cairo City)

16. ON AIR: Terima kasih kepada DPP Ppmi Mesir karena telah bersikekeh dalam membuat relasi yang luas. Salah satu stasiun Radio Mesir, Shout al-Arab telah mempercayakan Indonesia dalam ikut serta mengisi acara. Saya jadi tahu banyak perihal mekanisme penyiaran baik yang terkait radio atau televisi, thank... sukses untuk DPP. (Markaz al-Idza'ah wa Telefiziun, 220411, Tahrir - Cairo)
17. BURUAN...! ada diskon hingga 50 % buku-buku bagus baik yang ditulis oleh generasi Turast atau generasi Modern. Macam keilmuan yang dibidik pun beragam, dari yang berkaitan dengan ilmu-ilmu di dunia hingga ilmu-ilmu untuk mengenal akherat. Silahkan datang di Darrasah, Samping Masjid Sayyidina Husain, ingat hanya hari ini dan sampai jam 9 pm saja. (230411, Cairo)

18. Hari yang sangat indah, iklim spoe-spoe layaknya di bumi pertiwi dl, samunasim oleh orang Mesir menyebutnya. Kami mulai dengan hormat takdim kpd Sayyidina Maulana Imam Husain, Pemuda Ahli Surga. Di Azhar Park ramai sorak sorai, akan tetapi kami tetap pada candu-candu cinta ajaran Tuan Kebijakan. Terima kasih ya Sayyidati Bintan Imama nadrah wa madad hari ini, telah membasahi ceruk-ceruk hati. (240411)

19. SAMUNASIM II: Sengaja ke Tahrir untuk menikmati cuaca paling indah sepanjang tahun. Melihat dan merasakan air Nil dan sunset mentari yang semakin redup. Tidak sebatas itu, di depan Wizarah al-I'lam ratusan warga Mesir protes atas suara rakyat. Kita cukup melihat dan memberikan apresiasi apa pun itu, tentunya yang membawa Mesir kepada yang lebih baik. (250411, Cairo)

20. Membuka mata dan merasakan kesegaran di pagi hari setelah padatnya aktivitas tiga hari terakhir ini. Terima kasih buat teman-teman Lakpesdam Mesir atas kebersamaannya selama ini. Terima kasih pula buat rekan-rekanita satu spirit semangat dan cita-cita. Semoga apa yang kita mimpikan akan segera terwujud dalam membuat warna-warni untuk Indonesia dan dunia pada umumnya. (260411, Nasc City - Cairo)

21. SAMUNASIM III: Menikmati redupnya mentari hingga benar-benar tenggelam dan hilang. Senja yang begitu bersahabat dengan senyum bunga-bunga di kanan kiri. Sesekali senyumnya indah dan semakin indah. Dia bernyanyi mengingatkan masa-masa dimana ketika aku, dia dan dingin beriringan sepanjang senja. Kali ini terasa lebih indah karena dia, samunasim, bunga & mentari turut hadir dalam hati. (Hadiqoh Dauliyah, 270411, Cairo)

22. Bersama para pimpinan Bpa Ppmi dalam mempersiapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Organisasi term II (RAPBO II). Terima kasih kepada para pimpinan Kafi Tetap Tersenyum, Ahsanul Husna atas kebersamaannya selama ini. Tidak lupa juga, terima kasih kepada para Pekerja BPA yang selalu bersikekeh dalam merealisasikan setiap agenda sidang. (280411, Cairo)

23. Kerja karas harus tetap kita nikmati. Semuanya akan tetap terasa ringan dan menyenangkan jika kita sudah memahami angelnya. Terima kasih kepada langit malam atas kemesraannya selama ini, setidaknya untuk melepas lelah dan letih. Terima kasih atas cerita-ceritanya, terima kasih atas nyanyian-nyanyiannya dan terima kasih atas semua... (SAMUNASIM IV, 290411, Awal Abbas - Cairo)

Read More

Qiyadah Masisir



-Nur Fadlan-

Persatuan Pelajar & Mahasiswa Indonesia yang kemudian disingkat PPMI adalah Organisasi kemahasiswaan, sekali lagi kemahasiswaan bukan yang lain, bukan organisasi pemerintahan juga bukan organisasi partai politik.

Organisasi ini memiliki sejarah panjang dalam derivasi perubahan nama atau dalam penerapan sistem. Nama dan sistem yang digunakan oleh organisasi ini adalah PPMI dan SGS (Student Government System) atau sederhananya adalah Sistem Pemerintahan Pelajar-Mahasiswa.

Dalam sistem ini, sebenarnya sudah cukup kuat dalam menyisir beberapa pihak berkepentingan politis baik dalam melakukan fungsi legislasi, kerja atau yudikasi. Struktur organisasi ini sangat kuat jika kita melihatnya dalam tataran konsep, akan tetapi dalam tataran praksis sungguh berbeda dengan apa yang kita pikirkan.

* * *

Catatan salah satu aktivis mahasiswa dan kepemudaan, Soe Hok Gie sebenarnya harus tetap kita jadikan pegangan, spirit pelajar dan mahasiswa harusnya adalah spirit kepemudaan dan kemahasiswaan, yang mungkin berkaitan dengan intelektual, seni, budaya, jurnalistik, inteprener dll. bukan spirit pada fanatik partai tertentu yang ternyata mengikis idealisme sebagai pelajar atau mahasiswa. Kalimat ini, mungkin bisa dijadikan CETAK BIRU!

* * *

Dalam tubuh PPMI ada istilahnya lembaga tinggi, lembaga otonom dan organisasi khusus. Sangat menarik untuk diperbincangkan, karena organisasi ini melibatkan sekian banyak kepala manusia untuk melakukan konsepsi, sinergi kerja dan penentuan antara A atau B.

Jika kita semua berani melakukan, memahami, memilih, mengambil sikap, menentukan idealisme dalam diri kita adalah pelajar atau mahasiswa tanpa harus disusupi kepentingan, entah yang menculnya dari ego pribadi atau atas oknum-oknum berkepentingan yang mencoba membuat propaganda demi tercapainya tujuan golongan (exsistensi, promosi atau kampanye PARTAI), penulis katakana anda bukan belajar berpolitik melainkan sudah masuk dalam BIUS POLITIK.

Anda terbius dan sudah dalam tataran akut. Silahkan memilih,...!!! Anda Moderat dan Merdeka atau cacat karena BIUS POLITIK yang sudah merajalela?. Perlu anda ketahui anda bisa keluar dari bius politik asal ada kemauan, berani berbeda, berani dikucilkan hingga akhirnya anda akan menjadi pelajar atau mahasiswa yang MODERAT dan MERDEKA!


Cairo, 11 April 2011


Read More

Catatan Sejarah (Maret 2011)


Maret 2011

1. The wind carries the messages, don't write your messages on the leaves, when these messages reach foreign land, they will cause only grief. (Language of Love, 010311, City Star - Cairo City)

2. Hanya ada dua pilihan, terus maju atau berhenti. Masih banyak hal yang belum bisa terselesaikan, masalah moral, masalah ahlak, masalah Ekonomi, masalah Politik dan masalah-masalah disekitar negeri tercinta. Kadang terasa capek, terlelap dan mimpi buruk. Saya hanya ingin merasakan kehancuran negeri dalam mimpi bukan dalam fakta. (Cita-cita, 020311, Cairo City)

3. Saya sangat lelah dengan kepenatan, saya hanya ingin tidur malam ini. Ternyata saya belum tidur tiga hari tiga malam, meski demikian masih begitu banyak hal-hal yang belum bisa diselesaikan. Tuhan, bimbing hamba... Lapangkan dan permudah semuanya. (040311, Cairo City)

4. Ada orang yang tau sedikit pada sedikit hal, ada juga yang tau sedikit pada banyak hal, ada pula orang yang tau banyak pada sedikit hal, tapi aku ingin tau banyak pada banyak hal. (Pemuda Indonesia, 040311, Cairo City)

5. Apresiasi terhadap kebangkitan para pemuda dengan "Silaturrahmi yang bercorak kultural". Silaturrahmi Kultural lebih bersifat tulus dari pada Silaturrahmi Politis. Kekuatan dan ide-ide pemecah masalah sosial akan terurai dalam komunikasi-konsepsi dan praktik-praksik sosial. (Silaturrahmi Kultural, 040311, Cairo City)

6. Everyone loses their senses, they lose their senses in love, the hearts intoxicated, the eyes look in a different direction, and the feet move in a different direction, elation seems like sobriety, my dreams are right before my eyes. (Language of Love, 050311, Cairo City)

7. Terkadang, sesuatu yang tidak dapat kita lihat itu lebih penting dari pada sesuatu yang dapat kita lihat. Misalnya, prediksi-prediksi dalam Makro-Ekonomi lebih penting dari pada praktik-praktik Mikro-Ekonomi. (Economic Squar, 070311, Cairo City)

8. Dalam segala hal, kita butuh konsepsi. Dari praktik-praktik Ekonomi Makro atau pun Mikro, dalam berpolitik pun sama, konsepsi menempati urutan paling signifikan dalam high class politik atau dalam nafas perpolitikan di daerah-daerah. (Economic and Politic Square, 070311, Cairo City)

9. Ya Sayyidana... Ya Maulana... Ya Habibana... Saya sangat rindu padamu. Dari Subuh hingga Subuh lagi saya hanya ingin bersamamu, bersama kasih asli yang tidak pernah melukai. Saya hanya ingin bersamamu memelukmu lebih mesra dan mesra lagi. (Madad, 080311, Cairo City)

10. Konsepnya terpusat di hati, jika memang baik hatinya semua peranggainya akan baik. Hak-hak yang bersentuhan dengan Tuhan atau pun Jagad Raya akan baik pula. Intinya, tidak perlu anda menggosongkan jidad, memanjangkan jenggot atau meninggikan celana anda hanya karena riya' kepada para manusia dan jin. (Garansi Masuk Surga, 090311, Ramsis - Cairo City)

11. Dalam berbagai hal, kadang kita harus gesekan dengan orang-orang di sekitar kita demi kedewasaan atas tuntutan waktu. Ada perbedaan antara orang yang menguasai emotion control dan yang tidak, faktor ini tidak ditentukan berdasar pada jenjang tinggi atau kualitas lembaga pendidikan. Kuncinya hanya satu; mencoba merasakan apa yang orang lain rasakan. (Lentera Suci, 100311, Cairo City)

12. Pada gilirannya siang akan benjadi malam, hari akan terus melaju dan berubah menjadi minggu dan seterusnya. Terkadang harus menanyakan, apakah hal-hal yang selama ini kita jadikan rutinitas atau kita pegang teguh-teguh sudah masuk dalam orbit cita-cita hidup, ada banyak bujuk rayu yang sering menggelapkan mata kita serta mengalir dengan lembut hingga menggarat dalam hati-hati hina. (100311, Cairo City)

13. Terlihat semakin banyak para pedagang di Ramsis Square. Saya cukup senang melihat masyarakat Mesir berdesak-desakan dalam lakukan kegiatan ekonomi. Saat itu pukul 11:30 pm, dimana ketika tatapan langit yang semakin sayu dan tiupan anggin yang semakin dingin tidak mengurangi semangat dan rasa gembira dalam lalui semua. Bahibak Masry... (120311, Ramsis - Cairo City)

14. Dalam 5 hari terakhir seekor burung gagak sering terlihat bertengger dalam dekat pandangan mata, ternyata tanda bahwa nenek kita harus bepergian meninggalkan dunia dan menuju kehidupan yang lebih baik. Untuk kakak-adek Rondi Zain - Ikrima El-MarRos sampaikan salamku pada nenek kita yang telah memberikan pendidikan cita-cita hidup. (Allahumagfir laha, 130311, Cairo City)

15. Irama-irama kebenaran Tauhid berjatuhan ke bumi dan disebar luaskan oleh Tuan Kebijakan, Begitu lugas dan lepas sehingga banyak pecandu cinta yang mabuk kepaya. Selalu mesra dalam dekapan Maulana, candunya adalah kalam-kalam suci bak mutiara. (Madad, 160311, Nasr City - Cairo)

16. Peta politik Sastra Indonesia (1908-2008) cukup menarik untuk kita ulas lagi. Kita akan bersentuhan dengan Arief Heryanto dan Sastra Indonesia yang Apolitis, setidaknya jika sejarah milik negeri kita sudah mengajarkan kapan kita harus berpolitik dan kapan harus tidak! Kurang bijak jika kita salah dalam meletakkan kepentingan-kepentingan politik, apalagi dalam agama. (Karya Negeri, 160311, Cairo City)

17. Bagi saya lebih baik bertahan dan sendirian dari pada harus bersama akan tetapi penuh kecurigaan. Partai politik dengan gender KS yang telah dibangun dengan susah payah hingga terkadang melupakan idealisme sebagai manusia atau menghapus norma-norma yang berlaku selama ini, terpaksa sekarang berdiri dalam kecurigaan antar pelopor parpol. (Luka Politik, 190311, Cairo City)

18. Kita tidak perlu ingin menjadi apa-apa, akan tetapi kita harus siap menjadi apa saja. Kita lahir tanpa membawa apa-apa, mati pun tidak membawa apa-apa, sehingga kita harus siap menerima apa saja. (Lepas Dimensi, 200311, Cairo City)

19. Malam yang semakin sunyi, apakah kau yang masih di sana tetap ingat suluq pada Rabbi? Pada kalam-kalam suci yang ditebarkan Sang Lentera Hati, pada kebutuhan ruh yang sebenarnya perlu asupan kasih Rabbi. (Madad, 210311, Cairo City)

Read More

Catatan Sejarah (Februari 2011)


Februari 2011

1. Ada banyak orang yang kadang bingung dengan apa yang mereka lakukan atau pelajari... Pada dasarnya semua konsepsi kehidupan ada di depan mereka dan dalam bisik hati-akal paling sederhana... Kuncinya terletak dalam restu Sukma Sejati, Sayyidi Musthafa. (24022011, Abasea-Cairo City)

2. Banyak dari golongan muda yang terlena dengan cita-cita bangsa... Sementara dari golongan inilah kemajuan bangsa dipertaruhkan... Kurang bisa dalam meredam keindahan perbedaan merupakan aspek paling utama dalam melupakan cita-cita bangsa. (25022011, Cairo City)

3. Konsep koalisi dalam high class politik ternyata harus benar-benar berani bermuka dua... Perwakilan PKS dan Golkar dalam jajaran dewan legislatif berani tidak sepakat dengan PD perihal angket mafia pajak... Akan tetapi presiden PKS tetap akui kontrak politik dengan PD... (Seni-Seni Politik, 250211, Cairo City)

4. Kenapa, para elit politik tidak fokus pada cita-cita bangsa?... Mungkin karena pekerjaan yang monoton, pekerjaan yang sama setiap tahunnya... Sesekali memang tantangan dari luar harus ada dan kita lawan serentak, supaya lupa dengan KKN, debat kusir dan mempermasalahkan sesuatu yang sifatnya kurang substansial, tentang angket misalnya... (Lucunya Negeriku, 250211, Cairo City)

5. Kepentingan dalam gedung parlemen layaknya benang kusut... Semua perwakilan partai memiliki kepentingan demi exsistensi dan keseimbangan politiknya... Satu-satunya cara adalah dengan dua tangan yang memiliki satu tujuan untuk mengurai kepentingan kusut pada yang katanya perwakilan rakyat. (Dewan Partai Rakyat, 260211, Cairo City)

6. Libya adalah contoh bagi kita semua... Hanya catatan, elit politik yang ada di Indonesia nggak perlu mempolitikisasi... Biarkan AS dan PBB mengambil beberapa kebijakan terkait sikap Khadafi... Kami lebih bangga jika para pemegang perang terpenting di parlemen dan kabinet lebih serius dalam melakukan fungsi-fungsinya. (Harapan Bangsa, 260211, Cairo City)

7. Ada Partai Nasional yang menyerukan Aqidah Islam... Sangat percaya diri dengan konsep aqidah yang mereka yakini... Ternyata aqidahnya benar akan tetapi tidak paling benar... Mereka menyebutnya dengan Teologi, sementara kami lebih suka dengan terminologi Tauhid. (Restu Tuan Kebijakan, 260211, Misr Sudan - Cairo City)

8. Nominal uang dan kenyamanan fasilitas sering menjadi alat penukar yang tinggi, tidak semua orang yang mengatakan demokratis, sufi, anti korupsi, partai da'wah, akhi-ukhti, salafi dll adalah representasi dari apa yang mereka katakan. Duh... Gusti, jaga hati-ruh kami untuk tidak tergiur merah-hijau duniawi. (Catatan Cinta Tahta, 260211, Cairo City)

9. Sebab orang fanatik adalah karena tidak mengetahui, bisa juga karena belum menemukan dunia baru atau takut kehilangan dunia lama. Menjadi mahasiswa tidak perlu harus mengikatkan diri dengan Partai mana pun yang dianggap prospek, karena di titik ini anda sudah masuk dan menjadi komoditi politik yang amatiran. (Kata Dusta, 280211, Abasea - Cairo City)

10. Come into my life like the dawn, fade away like the dusk, I've laid out my dreams in your path, be cereful not to step on them, slowly... Unknowingly you deserted my thoughts, but I can't stop thinking about you, the moon waits for you, the dew waits for you, I just remembered that. (Language of Love, 280211, Cairo City)

11. How can it be you're asking me to feel, the things you never show. (Star City - Cairo City)

Read More

Catatan Sejarah (Januari 2011)


Januari 2010

1. Sanah helwah ya gamil... Sanah helwah ya gamilah... Sanah helwah ya Maulana... Sanah helwah ya Imamana... Sanah helwah ya Sayyidana... Sanah helwah ya Habibana... Tahun baru ini saya hanya akan mengisi hatiku dengan cinta kepadamu dan cinta atas bimbinganmu. (New Year 2011, Abasea City)

2. Tahun baru di bumi terbaik, bumi yang mengajarkan sejuta rasa, bumi yang mengajarkan berjuta cinta, bumi yang mempertemukan dengan Murobbi al-Arwahina, bumi yang mendekatkan dengan Sang Habibana, bumi yang mengenalkan dengan Sang Sayyidana, bumi yang mengajarkan sejuta bahasa, bumi yang di dalamnya penuh cinta, bumi yang... . Sanah helwah ya Habibana, ya Imamana, ya Sayyidana, ya Maulana. (New Year 2011, Abasea City)

3. Sanah helwah kepada penghuni langit dan penghuni bumi, rasa cinta senantiasa kita satukan demi estetis Jagad Raya. Supaya indahnya pagi tetap dalam cinta-Nya, supaya romantisme malam tetap dalam cinta-Nya, supaya mentari bersinar tetap dalam cinta-Nya, supaya bulan tersenyum tetap dalam cinta-Nya, supaya para manusia mengetahui tujuan hidup dan tetap dalam cinta-Nya. (New Year 2011, Abasea City)

4. Fajar pagi yang mencoba menyajikan persembahan terbaik kepada semua hamba yang masih setia atas suluk Rabbi. Betapa Fajar Pagi sangat setia menemani setiap hamba dalam lalui tangga-tangga menuju bahagia-mesra. Fajar Pagi kali ini adalah Fajar istimewa karena karunia Rabbi masih berkenan memberi kesempatan untuk menggapai prestasi yang lebih tinggi. (New Year 2011, Abasea City)

5. Semuanya akan baik-baik saja. Langit tetap cerah dalam selimuti bumi, dinding-dinding salju di ufuk Barat, Timur, Selatan, Utara dan semua penjuru masih kokoh dalam menyangga langit. Walau beberapa kali tikus-tikus mencoba membuat pengkaburan dan menjejali faham-faham dhohiriyahnya, kami tetap tidak akan terpedaya, karena kami memiliki Murobbi sebenarnya Murobbi. (Ramsis City)

6. Sopan santun ucapan, tindak-tanduk dan dalam beriman adalah sangat penting. Orang yang tidak memiliki sopan santun, hendaknya kita biarkan saja karena memang bisanya seperti itu. Sudah pada tataran level doktoral tapi jika tanpa memiliki sopan santun tetap dikatakan sebagai orang yang gagal dalam belajar. (Kontemplasi, Giza City)

7. Cintamu mesra dan abadi bukan seperti cinta para manusia yang masih hub dunyawi. Ya Imamana ya Sayyidana bimbing hamba menuju Istana Cinta. (Nadrah wa Madad, Taman Surga Sayyidana Maulana Imam Husein Ra.)

8. Trip in night, sepi... Beberapa pekerja malam berebut waktu karena sudah hampir pada penghujung malam, aku tidak tahu persis tentang apa yang mereka pikirkan, bagiku semangat besarnya perlu untuk ditiru. (03.15 am, Ramsis City)

9. Memulai belajar untuk ujian akhir... Sepanjang cahaya itu masih menyerta semuanya bisa, selain suatu yang sudah paten ala itlaq. (Ujian akhir, Abasea City)

10. Bukankah untuk sampai dipuncak, kita harus melewati satu demi satu tangga. Pelan-pelan pasti selalu ada jalan di depan sana. (Abasea City)

11. Malam sunyi senyap, sepi. Tiada suara, tiada bising apalagi gema. Hanya ada goresan-goresan cahaya dari bintang-bintang yang bertaburan dalam hampar luas angkasa. Wahai langit, kenapa sunyi sekali malam ini, atau memang ini sudah menjadi kehendak Rabbi? (Sepi, Abasea City)

12. Do... So Done...

13. Arus emosi masih saja menjulur dan memaksa masuk dalam bilik-bilik hati. Duh Gusti, adakah aku memiliki kesempatan dalam berbenah menata hati, sandingkan hatiku yang keruh ini kepada sumber lentera hati, kalau pun tidak pantulannya tidak jadi apa, kalau pun tidak aku hanya pasrah pada-Mu. (Exam, Abasea City)

14. Mata panah yang meluncur dan benar-benar telah menembus hati yang semakin sakit. Hati menjadi semakin keruh dan benar-benar kabur dalam saring rasa. Tiada yang dapat mengobatinya kecuali Maha Guru dan atas izin-Nya. (Noda-noda hati, Abasea City)

15. Ada banyak kutipan-kutipan yang seharusnya diambil dan dijadikan perbaikan sistem atau tingkah laku personal. Ketika sistem semakin memburuk dan ditambah lagi oleh mental-mental oportunis atau yang menganggap orang lain oportunis adalah bentuk dari cuci tangan atau mencari cara supaya tetap hidup. Serta tidak menjamin tingginya strata pendidikan dalam mengkikis virus-virus itu. (S3 gadungan, Abasea City)

16. Penghujung malam yang semakin dingin dan sepi. Adakah kau yang di sana tetap lantunkan nada-nada cinta kepada Sang Pemilik Semesta, sembari memandang ufuk jauh sehingga begitu nyata kebesaran-Nya. Sekelilingku seolah sayu karena larut dalam irama-irama mesra alam demi puja puji atas-Nya. (Resonansi Mesra, Abasea City)

17. Open mind, ternyata memiliki standar yang beragam. Ada orang yang mengatakan sudah memiliki pemikiran terbuka akan tetapi setelah kita amati secara seksama ada beberapa sisi penting tapi terlupakan dari standar open mind secara umum. Sehingga dibutuhkan saling terbuka dan interaksi produktif antar sesama. (Social Mind, Abasea City)
18. Ketidak stabilan memang sudah khudrah, setidaknya untuk tetap berpacu dalam gapai asa masih tetap ada. Nggak ada salahnya memiliki mimpi, karena mungkin mimpi akan menjadi do'a terindah dalam hidup, pemacu cita-cita serta menjadi penghibur dalam lika-liku duka. (Pagi dan Mentari, Abasea City)

19. Berusaha meluruskan batang kayu yang mulai kurang menguntungkan. Matahari harusnya menjadi tujuan pertumbuhan julang batang kayu belia itu. Tidak jadi apa masa itu, titik terpenting adalah pembenahan dengan sepenuh kesadaran. (Fajar Pagi, Abasea City)

20. Revolusi bisa dimulai dari suatu partai atau pencerahan baru oleh para pelopor, yaitu kaum elit yang menurut Lenin dua belas orang bijaksana akan memimpin seratus orang bodoh. (Lenin 1902: 204-205, Abasea City)

21. Demokrasi borjuis bukanlah demokrasi representatif, karena kenyataan politik yang cacat dalam hal aspirasi warganegara dan sistem perwakilan dengan corak desentralisasi. (Gramsci 1975: 1386-93, 1624-35; Davidson 1977: bab 3., Abasea City)

22. Pertarungan antara hegemoni-hegemoni sebenarnya adalah upaya untuk memperebutkan bentuk pandangan yang rasional-subyektif dan bukan memperebutkan substansinya, fakta-fakta yang bermuara pada pemaknaan. (Gramsci 1975: 1400, Abasea City)

23. Idha daqo' al-amru itasa'a waidha itasa'a doqo'. Wah... Wah besuk ada ujian semester kok mati lampu, kekuatan membaca dan menghafal sedikit redup. Tuhan, berkati saya! (Doa dalam remang kota)

24. Kolonialisme menemukan Islam dalam bentuk penemuan kuasa, berupa hegemoni kultural-pengetahuan dan kekuatan militer yang mendominasi Middle East adalah cetak biru dari Bill Aschroft dan Pal Ahluwalia dalam tulisannya Adward Said; The Paradox of Identity. (Nasr City)
25. Every time I look into your eyes, I see my paradise. The stars are shining bright up in the sky, painting words of desire... (Dream World, Abasea City)

26. Mulai lelah dengan dinamika, hanya karena ada sekian banyak manusia yang tidak laku dalam standar "Exspor-Impor". Mengarat bersama dengan jamur-jamur Cairo dan berusaha menjadi Fir'aun, Haman dan Qarun. Tuhan, lindungi kami dari sekte-sekte yang mengikat dan mencoba membuat promodialisme sesat, karena berfikir dan bertindak atas dasar intepretasi eklusif. (Nafas Hidup, Qattamea)

27. Untuk kedua kalinya menyaksikan revolusi... (Cairo City)

28. Kawan-kawan mahasiswa di Mesir pada persiapan pulang mengingat keadaan politik di Mesir semakin memanas, kemarin konflik antar dua kubu pembela dan oposisi Pemerintah bentrok fisik. Itu artinya, penyelesaian mufakat atas sistem dan kebijakan susah bertemu dalam satu kombinasi rasa. (Cairo City)

29. Yang mendaftarkan diri untuk dievakuasi lebih dari 2500 mahasiswa, hendaknya kawan-kawan untuk kerja samanya, Presiden sudah memberikan fasilitas pengungsian ke tanah air untuk sementar, tinggal koordinasi dari KBRI Cairo hendaknya lebih ditekankan lagi, terutama babakan dalam penggiringan opini. (Cairo City)

30. Kalau Prancis memiliki warga negara di Mesir 10.000, Inggris 30.000 dan Rusia 40.000 orang. Kenapa Indonesia yang hanya memiliki warga negara di Mesir kurang dari 6.200 kesulitan dalam profesionalisme penertiban evakuasi. Presiden, Kementrian, Kedutaan serta Tim Khusus & Ahli adalah penentu. ??? (Cairo City)

31. Jum'at 28/01-Jum'at 4/02 adalah rentetan hari-hari yang tersusun acak dan memiliki karakteristik suara yang beragam, seperti suara guitar sore dulu. Perbedaannya adalah pada resonansi indah yang dihasilkan, kalau guitar resonansinya lebih merdu ketimbang letusan, jeritan, pukulan, makian, tembakan, serta suara-suara perusak psikis lainnya. (Cairo City)

32. Pemerintah Mesir sangat cerdas, dan saya percaya Presiden Husni Mubarak benar-benar belajar pada peristiwa Mei 1998 di Indonesia. Strategi politik yang begitu gemilang benar-benar saya saksikan dalam beberapa rentetan peristiwa yang menginginkan revolusi. Tetapi sayang, salah satu partai besar di Indonesia mengambil langkah amatiran, yang cukup memalukan Negeri. (Cairo City)

33. Partai amatiran dan kadernya memang meresahkan kalayak ramai. Sebelum pemilu depan, mudah-mudahan bubar dan tidak akan lahir lagi dalam negara tercinta. Kalau pun petinggi itu menyatakan pernyataannya diplintir kenapa kadernya di Cairo sempat membohongi publik perihal dedikasi atas kawan-kawan yang dievakuasi. Jelas itu bahasa politis dan mencoba menjadikan segala even sebagai komoditi politiknya. (Cairo City)

34. Sifat al-Azhar perlu kita tauladani, meskipun eksis dan terkenal sudah dalam bilangan ribuan tahun akan tetapi lembaga ini tetap tau diri tidak pernah melakukan tindakan atau statemen bodoh seperti yang dilakukan partai amatiran atau kader-kadernya. Tidak pernah menjadikan segala kesempatan sebagai komoditi yang dianggap menguntungkan! (Cairo City)

35. Believe in Allah and His Massenger, and spend (in charity) out of the (substance) where of He has made you heirs. For, those of you who believe and spend (in charity) is a great reward. (Cairo City)

36. Sekarang dan dua minggu silam, logika politik, sekian macam strategi politik serta berbagai macam kepentingan sangat kentara dalam kebijakan pemerintah Mesir, Indonesia dan beberapa masyarakat madani. Saya masih cukup herang dengan oknum pemerintah dan masyarakat madani yang mencoba mendekati even dan kepentingan politik tanpa dengan ilmu dan analisa politik. (Cairo City)

37. Demokrasi adalah segala keputusan yang diserahkan sepenuhnya kepada rakyat, lewat perwakilan-perwakilannya. Akan tetapi jika rakyatnya saja membingungkan dan tidak berfikir panjang atas keputusan yang melibatkan kalayak ramai dan keputusan itu memiliki banyak konsekuensi, lantasan bagaimana moral wakil kita jika kita saja masih jauh dari harapan bangsa. (Benalu Politik, Cairo City)

38. Suara klakson-klakson mobil di sepanjang jalanan Cairo riuh bak mendapatkan kemenangan atas revolusi. Tapi sedikit mengganjal, kenapa yang menyampaikan pengunduran kabinet Hosni Mubarak bukan dia langsung, melainkan lewat pidato kenegaraan Omar Sulaeman. (Watak-watak yang keras dan kukuh, Cairo City)

39. Di pertengahan malam saya harus terbangun, dan mengingat peristiwa paling menarik sehari yang terlewati. Di jalanan luar masih ramai dengan kendaraan akan tetapi tidak beriuh ria dengan membunyikan klakson panjangnya. Pidato Omar Sulaeman sedikit memuaskan kelompok oposisi, sepertinya hasil dari Sidang Istimewa nanti tetap menjadi perhatian seluruh masyarakat Mesir. (Cairo City)

40. Mundurnya kabinet pemerintahan Hosni Mubarak merupakan awal batu tapal dari cita-cita kelompok oposisi. Sekarang, demonstrasi rakyat Mesir diarahkan pada kesejahteraan sosial, dengan ditandainya protes dibeberapa lembaga pemerintah atau swasta perihal tuntutan naik gaji. (Cairo City)

41. Oh, charming eyes I have heard that your eyes cast a beautiful spell and those spells show beautiful dreams. Why don't you visit my dreams as well? Come down on earth and come see me! Come see me beyond the restrictions of time. Try to understand what my eyes try to convey. (Ramsis, Cairo City)

42. Sanah Helwah ya Habibana, ya Imamana, ya Sayyidana, ya Rosulullah. (Maulid, Cairo City)

43. Kamulah yang merubah angin tengah malam menjadi tidak mencekam. Kamulah pembawa aura kasih dan memasukkannya dalam setiap hati yang salim. Kamulah sang lentera Jiwa yang membawa para jiwa mujur dalam lalui suluq-Nya. Kamulah cahaya itu, cahaya kebenaran yang setiap zamannya selalu menjadi penerang. (Sukma Sejati, Nasr City-Cairo)

44. Perekonomian Mesir pasca revolusi ambruk total. Undang-Undang Dasar, UU, eksekutor dan semua perwakilan yang memiliki fungsi legislasi serta yudikasi dibekukan. Pemerintahan sementara dialihkan kepada Dewan Tertinggi Militer. Ada beberapa kebijakan menarik terkait masalah ekonomi, Mesir mengurangi impor dan berusaha mengcover segala kebutuhan dari produk dalam negeri. (Nasr City, Cairo)

45. Leo Spitzer berusaha mengaitkan unsur subyektifitas dan obyektifitas dalam sebuah kajian sintaksis. (Abasea, Cairo City)

46. Perbandingan sastra adalah penting dalam sejarah sastra dan kritik, karena upaya ini mempu untuk mengungkap sumber-sumber arus pemikiran dan artistik sastra nasional. (Dr. Muhamed Ghoneim Hilal, Abasea - Cairo City)

47. I heard a faint whisper, call out my name, the eyes lowered and rose up again, and she slowly greeted me. Every time he spoke, God spoke through her eyes, always stay close to me, convey everything through your eyes, I felt relieved to see you. (Abasea - Cairo City)

48. Terima kasih, disamping telah menciptakan sekolah untuk pertamanya ternyata kalian berdua masih senantiasa memberikan do'a dan nasehat mulia. Tuhan, jaga mereka seperti halnya ketika mereka menjagaku saat masih belia. Tuntun kami pada cinta kepada-Mu seperti cintanya para wali dalam mencintai-Mu. (Madad, Abasea - Cairo City)

49. I have to keep moving ahead, with the burning, without you I'm destined to yearn all night long, With or without you.., these beautiful moments seem to have frozen in time, it's difficult to endure, I even breathe without you, The heart beats even in your absence, I just remembered, I heard a faint whisper, call out my name. (Love, Abasea - Cairo City)

50. Ada kekawatiran sedikit perihal perekonomian Mesir. Negara harus senantiasa memberikan subsidi dengan tujuan supaya harga tidak melonjak, sementara pendapatan devisa negara sekitar tiga minggu terakhir agak tersendat. Sektor pariwisata, perusahaan-perusahaan milik dalam negeri dll harap cepat membaik demi Mesir tercinta. (Abasea, Cairo City)

51. Terima kasih Mesir, engkau benar-benar tanah airku yang kedua. Saya sangat salut dengan tengah penyusunan konsepsi-konstitusi beserta kebijakan-kebijakan yang menyentuh civil-society. Saya tau kau benar-benar membutuhkan pemasukan devisa yang lebih signifikan, tetapi moral baikmu yang ditunjukkan oleh masyarakatmu benar-benar bukti "welas asih". (Misr Bahibak Awi, Cairo City)

52. Terima kasih kak Molly Ardika, share 15 menit ternyata bisa membuat segar kembali suasana hati. Bintik-bintik hitam yang sempat nyangkut di dendrit-dendrit otak terurai dan sekarang segar lagi. Saatnya, fokus ke beberapa hal yang penting saja, nggak perlu menghabiskan waktu hanya karena bingung, karena tidak tau harus melakukan apa!. (Ujung Malam, Cairo City)

Read More

Catatan Sejarah (Tahun 2010)

November 2010-Desember 2011


1. Tahapan cerdas untuk memberi titik pada sebuah kesimpulan adalah dengan uji coba. Menguji lebih detail akan menghasilkan kesimpulan yang lebih matang, oleh karenanya identifikasi sering menjadi tahapan pertama dalam pendalaman dan peningkatan kedewasaan intelektual, emosional dan spiritual. (Uji uji dan uji, Tajamu' Khomis)

2. Konferensi Cabang (Konfercab) yang merupakan agenda dwi tahunan PCINU Mesir, kembali diselenggarakan pada hari Rabu, 10 November 2010. Kegiatan yang dihelat di Auditorium Griya Jawa Tengah ini beragendakan laporan pertanggung jawaban pengurus syuriah dan tandfidziyah PCINU Mesir masa periode 2008 – 2010.

3. Intuisi Bergson merupakan suatu mediasi makrifat Sufi. Tuhan tidak membutuhkan pembuktian, karena kita bisa merasakan-Nya dan kita menggambil kehidupan dari pada-Nya. Kehidupan hanyalah keyakinan pada Tuhan dan mengenal-Nya adalah merasakan apa yang diharuskan oleh kehidupan. (Nasr City)

4. Cerita tentang ibu kamu ternyata tidak hanya sekedar membuatku semakin salut tetapi juga ada banyak hal suri tauladan yang bisa saya ambil. Semakin salut dengan kegigihan do'a dan usahanya, terima kasih duhai para guru-guruku. Saya hanya ingin mengajakmu pada dunia baruku, dunia penuh cinta, dunia penuh rasa dan dunia penuh segala-galanya. (Meski belum ketemu, tapi aku rindu ibu, Night In Trip)

5. Hari Raya lagi, rasanya cepat sekali, duh Gusti... ampuni hamba, kuatkan hamba, dan tabahkan hamba. Ya Maulana al-Musthofa... ya Murobbi al-Arwahina... bimbing hamba menuju titik terang itu, titik tujuan para Rasul, Ambiya' dan Auliya'. ya Walidani, ridho kalian adalah ridho-Nya, harapku akan ridho itu karena lebaran kali ini aku belum bisa memeluk tubuh hangat kalian. (Cinta-Rindu, Nasr City)

6. Makan li sharob... (Qonatir and Hadiqoh Dauliyah In 10 Muharam)

7. Basket pagi di Satu Tasriq, aneh... nggak ada suara, nggak ada angin, hanya ada kocehan bocah dan mentari pagi. Senyumnya mentari hangat, senyumnya ia mesra. (Sentral 2nd, Zahro' City)

8. Dalam buku L. Gandhi: His Life and Message to the World, Fischer mengabstaksikan Ahimsa dalam perspektif Gandhi. Ahimsa adalah salah satu filosofi Mahatma Ghandhi dalam proses panjang perjuangan kemerdekaan India. Filosofi ini memberi cetak biru pada anti kekerasan dalam setiap tindakan karena pada dasarnya, alamiyah manusia itu senantiasa cinta perdamaian. (Nasr City)

9. Psychology and Torture: Report of the Subcommittee on the Abuse of Psychological Knowledge for Purposes of Torture discus about Social Psychology modern human. We can find too understanding the Bush Doctrine: psychology and strategy in an age of terrorism. (Bad mood, {Maaf untuk malam ini} Nasr City-Hilwan City-Mator Qahirah)

10. Kolonialis menemukan Islam dalam bentuk penemuan kuasa, berupa hegemoni kultural-pengetahuan dan kekuatan militer yang mendominasi Middle East adalah cetak biru dari Bill Aschroft dan Pal Ahluwalia dalam tulisannya Adward Said; The Paradox of Identity. (Serat Histori antara Sayyidah Zaenab dan Ramsis City)

11. Dalam karya Arne Naes, yang berjudul Ecology, Community and Lifestyle mengilustrasikan bahwa manusia adalah bagian dari alam semesta, sehingga manusia bertanggung jawab untuk menjaganya.

12. Proyek The Struktural Transformation of The Public Sphere terlihat ada pengujian dan rekonstruksi makna-makna historis atas gagasan tentang ruang publik; dapat dilacak juga pada The Theory of Communicative Action dalam pendasaran filosofisnya. (Happy and Morning, Move on Nasr City-Abasea City)

13. Aku mencintaimu duhai maulana tanpa pamrih, cintamu seperti ASI yang terus mengalir dalam setiap hidup. Kamu lah yang memanggilku untuk senantiasa mawas diri dalam setiap hidup. Mencintaimu sama dengan mendapat lentera dalam setiap hidup. Lambaian ridhomu adalah kebahagiaan dalam setiap hidup. (Madad Dalam Setiap Hidup, Bukhoirah Alexandaria)

14. Dalam buku Al-Metafisika al-Falsafah Ibn Thufail karya 'Athif al-'Iraqi dapat kita temukan bangunan pemikiran Ibnu Thufail (w. 1185 M). Buku ini mengilustrasikan bahwa Filsafat dan Syari'ah tidak bertentangan, baik Filsafat yang dibawa Yunani atau Filsafat yang dibawa orang-orang Arab. (Giza City)

15. Akeh kang apal Qur'an haditse//Seneng ngafirke marang liyane //Kafire dewe dak digatekke //Yen isih kotor ati akale
(Banyak orang yang hafal Al - Qu'an dan Hadits//Tapi suka mengkafirkan yang lain//Sedangkan kekufurannya sendiri tak pernah dipedulikan//Jika masih kotor hati dan akalnya)
Syi'ir "Tanpo Waton" Oleh K. H. Abdurrahman Wahid (Qattamea, Hilwan)

16. Dalam Drama Sophocles Oedipus Rex tersirat ilustrasi perasaan cinta dan benci yang diilhami seorang anak terhadap orang tuanya, dan ini lah yang kemudian memainkan peranan penting dalam kepribadian dan nafsu seseorang. (Kepada Sang Pengajar Cinta, Galaxi Cairo)

17. Dalam buku Epistemological Problems of Economics dan Theory and History mengabstaksikan bahwa "tujuan" mempunyai muara kepuasan atau menghilangkan ketidak puasan. Bahkan tujuan bisa dikatakan sebagai pencapean keadaan yang membawa kita pada suatu yang lebih baik dari pada hanya sebagai alternatif. (Qattamea-Hilwan City)

18. Disaat ceruk musim dingin yang semakin pekat dan ketika pesona purnama yang semakin memudar, aku ingin tetap bertahan karena melihat pancaran bahagiamu meski dalam sudut Kairo. Kamu selalu ada dalam setiap keluh kesahku, selalu menemaniku dalam setiap kegelisahanku serta selalu ada. Terima kasih padamu. (Hardees, City Star)

19. Tampak dari jauh sana gemuruh tapi mesra, lantunan suara yang kurang begitu bisa aku cerna maknanya sempat menggoyangkan bulu kudu dalam kedinginan Cairo. Semakin dingin terasa tetapi lantunan itu semakin jelas dan seolah-olah berjalan serta mendekatiku, ingin aku pastikan suara apa sebenarnya? (Lantunan puji dan cinta atas Baginda Musthafa, Nasr City)

20. Zoo and Mubarak Library enough for this day... Have nice dream. (Nasr City-Maslah Village-Giza City)

21. Ingin nuansa serba baru, sangat lelah. Setidaknya, meskipun purnama belum sempurna penuh tapi ada sedikit optimis untuk menatap besuk, terima kasih untuk hari ini. (Giza City)

22. Riad al-jannah, Madad... Madad... Madad... Madad... Madad... (Bait Sayyidina Husein)

23. Nadrah wa Madad... Candu estetis surgamu dan minuman pelepas dahaga jiwa benar-benar membuat tentram jiwa. (Bait Sayidina wa Maulana Imam Husain Radiallah Anhu)

24. Peshawar, Pakistan bayi tewas dan 26 orang cidera karena bom pada parede Sy'ah. Di Chabahar, Iran pada 15 Desember meledak bom bunuh diri dan menewaskan 33 orang dan 83 luka-luka. Di Timur Laut Bagdad, Irak bom bunuh diri meletus dan menewaskan 4 orang serta 17 orang luka-luka. Sampai kapan umat Islam berselisih dan belum mengetahui solusi menyurai mesalah-masalah sosial keagamaan. (Perang Karbala, Abasea City)

25. Keadaan sosial dan mental anak bangsa sangat memprihatinkan, konspirasi pelik atas kotornya birokrasi seakan menjadi rutinan. Di Blitar tercatat CPNS 11.031 orang dan 100 dari meraka main suap (60-150 juta rupiah) sementara penerimaan PNS hanya 320 di tahun 2010, itu artinya 1/3 dari PNS seluruh Indonesia mentalnya cacat. Sementara, SKPD dan para anggota dewan terlibat skenarionya. (Abasea City)

26. Tulisan Parsons dan Platt dalam The American University (1973), sebagai pemikiran yang berbeda dari tindakan general. Dalam tulisannya mencoba membuat standarisasi universitas ideal sebagai pembangkit kebudayaan kognitif. Sehingga benang merah dari buku ini sebenarnya adalah profesionalisme akademis yang didasarkan pada riset adalah unsur terpenting dalam masyarakat modern. (Abasea City)

27. Purnama malam berselimut dingin yang semakin pekat. Lagu-lagu cinta memuji Sang Baginda dengan eksotisnya. Racikan kata mesra yang membuat kami semakin larut dan terpesona. Oh... purnama, adalah kau sengaja saksikan kami dalam puji mesra? Ataukah justru pujimu lebih dalam atasnya? (Puji Mesra, Nasr City)

28. Nada-nada cinta memenuhi setiap palung hati dalam jiwa, serta membentuk formasi hingga terciptanya resonansi indah mesra yang berbungkus rindu. Purnama, adakah kau di sana masih melantunkan rindu-rindu itu? (Abasea City)

29. Ketika gelombang suara dan cahaya sudah dipenuhi oleh suci cinta, maka tidak akan ada lagi hati yang muram duja, hati yang peduh dusta, hati yang ingin tahta tanpa mengindahkan segala, hati yang buta karena harta, serta hati yang semakin kering dan nista. (Ketika pandai membaca, menulis dan retorika bukan segala, Abasea City)

30. Perdebatan antara golongan ahli antropologi ekonomi substantivis dengan golongan ahli antropologi formalis dapat disimak dalam Theoretical Issues in Economic Anthropology karya G. Dalton, 1969. (Menembus batas ruang lingkup, Abasea City)

31. Tidak cukup hanya pandai menulis, membaca dan retorika, karena akhirnya hanya akan resah dan nista. Harta, tahta dan wanita menjadi prioritas hidup di dunia, tanpa memperhatikan suluk menuju rahmat dan ridha-Nya. (Nadrah Madad, di Taman Istana Sayidina Maulana Imam Husain Radhiallah Anhu)

32. The Protestant Ethic and The Spirit of Capitalism (1904) melibatkan latar belakang sosiologi agama, sejarah dan hukum zaman pertengahan serta kuno, sosiologi musik "The History of the Piano", tindakan, perkotaan, kharisma, metodologi... Simpul besarnya adalah karena titik tekan Max Weber terhadap kebudayaan. (Abasea City)

33. Madness and Civilization (1961) adalah bentuk gagasan tentang arkeologi kebisuan penderita kegilaan. Tulisan-tulisan seirama sering Foucault tulis dalam memberikan illustrasi atas fenomena budaya-sosial. Sehingga karya-karya Foucault sedikit memiliki kontribusi terhadap teori kebudayaan dan teori sosial. (Michel Foucault, Abasea City)

34. Abstaksi dalam Use of Pleasure (1984 a) dan Care of the Self (1984 b) terdapat gerakan dalam kajian arkeologi. Oleh Foucault lebih menitik beratkan pada arkeologi problematisasi dan bukan mengenai diskursus. (Hubungan antara manusia dan dunia, Nasr City)

35. New French Feminisms (1980) merupakan bunga rampai yang disusun Elaine Marks dan Isabella de Courtivron merupakan upaya memperkenalkan pemikiran feminisme Prancis kepada kalayak dunia. Akan tetapi ada yang terlupakan dari pemikiran ini, yaitu operating system (OP). Analog sederhana, OP Java dan Symbian ternyata memiliki kinerja masing-masing. (Abasea City)

36. Penghujung malam yang semakin senyap dan dingin. Purnama bersinar nan ayu tepat ditengah-tengah ufuk jauh. Semuanya seolah menjadi satu kesatuan dalam titik kombinasi mesra. Semua yang ada di langit memuji dengan tulus-ikhlas pada Sang Pepcipta. Sementara yang di bumi, masih banyak yang tidak memahami suluk menuju Rabbi. (... Walakin aktsaruhun la ya'lamun, Abasea City)

37. Menjelang 00 25 2010 gereja-gereja kawasan Down Town riuh bak ikan-ikan kolam yang berebut makanan. Kawasan Matoriah pun sama, para pengikut Kipti sedang sibuk menyambut hari bersejarah yang mereka yakini. Sementara aku, hanya ingin menikmati ornamen langit yang semakin malam semakin indah. Desah gelombang angin dan hening gelombang suara menjadikan suasana menjadi semakin mesra. (Mathoriah City)

38. Filsafat Yunani berakhir seiring dengan pemikiran Socrates. Karekteristik filsafat pra-Sokratik pernah mencapai puncaknya dalam pemikiran Anaxagoras, lewat pandangannya bahwa "Menjadi (Becoming)" merupakan fenomena estetik. Dapat disimak dalam coretan Nietzsche (1873b), Philosophy in the Tragic Age of the Greeks. (Abasea City)

39. Esai-esai dalam bunga rampai Le Doeuff, Recherches sur L'Imaginaire Philosophique (1980) mendedah tulisan-tulisan Plato, Descartes, Kant, Galileo, Rousseau dsb., untuk menelusuri imaji-imaji yang mencuat pada masa penyusukan karya-karya tersebut. (Abasea City)

40. Cahayamu hanya merasuk dalam qalbu as-salim, teramat jelas sebenarnya antara yang suci dan batil. Ilmu semestinya tidak membuat resah dan gundah, itu karena banyak yang mengatakan bukan ilmu kepada klaim ilmu. (Madad, Taman Surga Sayidina Maulana Imam Husain RA.)

41. The Civilising Process membagi pembahasan menjadi dua volume besar. Pertama, membahas adat-istiadat Eropa Barat sejak akhir Abat Pertengahan sampai periode Victorian. Lainnya mengilustrasikan proses terbentuknya negara sejak Zaman Kegelapan. (Data-data Norbert Elias pada tahun 1939, Abasea City)

42. Buku Al-Shana'ah al-Shaghorah merupakan rangkuman ilmu kedokteran. Buku ini diintepretasi oleh Yahya al-Nahwi, kemudian diterjamahkan oleh Sergius of Resaina, Ibnu Sahda, Ayub al-Rahawi dan Hunein bin Ishaq. Serta disarah lagi oleh Ibnu Ridwan al-Mashri. (Serat-serat Gallinus, Abasea City)

43. Seolah-olah mimpi tapi nyata, perih campur girang serta bingung yang menyelimuti kepalaku. Gundah ini tentunya harus diadukan kepada Sayyidina Husain, nasehat sejut dalam bingkai Surga benar-benar telah merubah kering-panas menjadi sejuk-mesra bak sedia kala. Terima kasih ya Maulana wa Imamana, benar... semestinya saya tidak perlu membenci dan mencintai malam tadi. (Taman Surga)
44. Mukhtasharat Kutub Gallinus merupakan buku kedokteran yang di dalamnya ada ikhtisar buku-buku Gallinus. Di samping itu pula, Musa bin Maimun telah merangkum dua puluh satu karya Gallinus yang lain. (Maimonides, Abasea City)

45. Serpihan-serpihan cahaya langit membentang tepat di atas negeri seribu menara. Perlahan cahaya itu menelusup dalam jiwa-jiwa lara yang terselamatkan. Sesekali berkerlip dalam sapa, sesekali menghiasi angkasa, sesekali lantunkan Suara Surga hingga akhirnya terlelap dalam candu cinta kepada Sang Pemilik Jagad Raya. (Sahdu Malam, Nasr City)

46. Antara bangunan-bangunan yang bagus, ternyata ada juga bangunan yang buruk. Demikian halnya dengan hati, diantara hati-hati yang tsabit masih ada juga hati yang masih resah karena suara. Suara yang tidak lazim pada biasanya sedikit banyak menggoreskan huruf-huruf yang tidak dapat terbaca. Terima kasih karena telah membacakannya. (Malam-malam yang sepi, Abasea City)

47. Di saat kita duduk di pusat kota tua, lalu-lalang ukiran sejarah bertebaran di ufuk memori, sementara sinar rembulan tetap setia dengan senyum termanisnya, suara cinta kepadamu kami lantunkan dengan seksama, sesekali kita berpandang dalam lantunkan sujud dan cinta kepada sang Baginda Mustafa, karena ada hati-hati yang membara dan kekeh ingin tetap bersatu. (Kemesraan, Ramsis City)

48. Buku Al-Madkhal ila al-Mantiq tulisan Gallinus memberikan pengantar ilmu Mantiq (Logic). Buku ini terdiri dari satu maqalat dan sudah diterjamahkan oleh Hunain bin Ishaq (Bahasa Suryani) serta dalam Bahasa Arab oleh Hubeisy bin al-Hasan al-Damsyiqi atas anjuran Abu Ja'far Muhamad Musa bin Syakir. (Abasea City)

49. Sanah helwah ya gamil... Sanah helwah ya gamilah... Sanah helwah ya Maulana... Sanah helwah ya Imamana... Sanah helwah ya Sayyidana... Sanah helwah ya Habibana... Tahun baru ini saya hanya akan mengisi hatiku dengan cinta kepadamu dan cinta atas bimbinganmu. (New Year 2011, Abasea City)

50. Tahun baru di bumi terbaik, bumi yang mengajarkan sejuta rasa, bumi yang mengajarkan berjuta cinta, bumi yang mempertemukan dengan Murobbi al-Arwahina, bumi yang mendekatkan dengan Sang Habibana, bumi yang mengenalkan dengan Sang Sayyidana, bumi yang mengajarkan sejuta bahasa, bumi yang di dalamnya penuh cinta, bumi yang... . Sanah helwah ya Habibana, ya Imamana, ya Sayyidana, ya Maulana. (New Year 2011, Abasea City)

51. Sanah helwah kepada penghuni langit dan penghuni bumi, rasa cinta senantiasa kita satukan demi estetis Jagad Raya. Supaya indahnya pagi tetap dalam cinta-Nya, supaya romantisme malam tetap dalam cinta-Nya, supaya mentari bersinar tetap dalam cinta-Nya, supaya bulan tersenyum tetap dalam cinta-Nya, supaya para manusia mengetahui tujuan hidup dan tetap dalam cinta-Nya. (New Year 2011, Abasea City)

52. Fajar pagi yang mencoba menyajikan persembahan terbaik kepada semua hamba yang masih setia atas suluk Rabbi. Betapa Fajar Pagi sangat setia menemani setiap hamba dalam lalui tangga-tangga menuju bahagia-mesra. Fajar Pagi kali ini adalah Fajar istimewa karena karunia Rabbi masih berkenan memberi kesempatan untuk menggapai prestasi yang lebih tinggi. (New Year 2011, Abasea City)

53. Semuanya akan baik-baik saja. Langit tetap cerah dalam selimuti bumi, dinding-dinding salju di ufuk Barat, Timur, Selatan, Utara dan semua penjuru masih kokoh dalam menyangga langit. Walau beberapa kali tikus-tikus mencoba membuat pengkaburan dan menjejali faham-faham dhohiriyahnya, kami tetap tidak akan terpedaya, karena kami memiliki Murobbi sebenarnya Murobbi. (Ramsis City)

54. Sopan santun ucapan, tindak-tanduk dan dalam beriman adalah sangat penting. Orang yang tidak memiliki sopan santun, hendaknya kita biarkan saja karena memang bisanya seperti itu. Sudah pada tataran level doktoral tapi jika tanpa memiliki sopan santun tetap dikatakan sebagai orang yang gagal dalam belajar. (Kontemplasi, Giza City)

55. Cintamu mesra dan abadi bukan seperti cinta para manusia yang masih hub dunyawi. Ya Imamana ya Sayyidana bimbing hamba menuju Istana Cinta. (Nadrah wa Madad, Taman Surga Sayyidana Maulana Imam Husein Ra.)

56. Trip in night, sepi... Beberapa pekerja malam berebut waktu karena sudah hampir pada penghujung malam, aku tidak tahu persis tentang apa yang mereka pikirkan, bagiku semangat besarnya perlu untuk ditiru. (03.15 am, Ramsis City)

Read More